Jumat, 12 April 2013

Pengambilan Keputusan



PT. Mitsubishi Krama Yudha Tiga Berlian Motors
A.  Keputusan yang Terprogram
·         Program Perawatan Mesin
Kendaraan MITSUBISHI baru Anda tidak memerlukan masa uji yang rumit dengan kondisi pemakaian yang sebenarnya karena sudah teruji secara kualitas.
Pentingnya Servis Gratis 1000 km & 5000 km
Perawatan 1000 km& 5000 km adalah SERVIS GRATIS  hanya di ONLY in MITSUBISHI dan  sangat berguna serta memberikan keuntungan, karena:
a. Dilakukan pemeriksaan performa kendaraan secara menyeluruh untuk mengantisipasi kondisi abnormal yang terjadi akibat kesalahan pemakaian kendaraan selama 1000 km pertama.
b.    Dengan melakukan Servis 1000 km& 5000 km, warranty MITSUBISHI dapat berlaku bagi kendaraan Anda.
c.     Setelah melakukan Servis 1000 km& 5000 km, untuk terus menjaga kendaraan MITSUBISHI Anda tetap dalam kondisi prima disarankan melakukan Perawatan Berkala setiap kelipatan 10.000 km/6 bulan untuk mesin bensin dan 5.000/3bulan untuk mesin diesel
Apa itu Perawatan Berkala?
Perawatan rutin yang dilakukan pada kendaraan MITSUBISHI Anda, agar tetap aman, sehat dan terawat.
Kenapa Harus Merawat Secara Berkala?
Tidak disiplin melakukan Perawatan Berkala, sama saja dengan mempercepat  kerusakan kendaraan.

Oleh karena itu, PENTING melakukan Perawatan Berkala secara rutin, agar:
a.      Kendaraan tetap dalam kondisi prima
b.   Sejarah kendaraan tercatat rapi, mampu meningkatkan nilai jual kendaraan     kembali .
c.   Dengan Perawatan secara berkala menjaga kondisi mobil Anda tetap PRIMA dan menghemat pengeluaran uang anda, karena dengan perawatan secara berkala fungsi dari masing2 komponen akan tetap terpelihara dengan baik dan anda akan terhindar dari kerusakan yang diakibatkan dari keterkaitan antara komponen yang satu dengan komponen lainnya dan mobil anda akan memiliki riwayat pemeliharaan.
d. Rasa aman dan nyaman setiap anda berkendara, sehingga kelak tidak menyusahkan saat kendaraan sedang dikendarai , mengurangi rasa khawatir akan kondisi kendaraan saat di perjalanan (terutama saat di luar kota)
e.  Mobil Anda terdiri dari ribuan komponen yang bekerja keras mengawal  mobilitas Anda sehari - hari. Sayangilah kendaraan anda dengan perawatan berkala secara teratur ke Bengkel Resmi MITSUBISHI

Apa Saja yang Dilakukan Pada Saat Perawatan Berkala?
Perawatan Berkala BUKAN HANYA SEKEDAR GANTI OLI atau set-up mesin saja.
Ada banyak pekerjaan yang dilakukan, antara lain:
a.     Pembersihan pada sistem pembakaran dan pengapian
b.     Pemeriksaan dilebih dari 20 item/komponen
c. Pengecekan terhadap komponen mesin sesuai dengan masa pemakaian kendaraan
d.     Analisa terhadap kondisi komponen, mesin dan gas buang
e.      berlaku untuk kendaraan MITSUBISHI
f.   Learning program atau mengembalikan data-data ke setelan awal kendaraan sesuai data awal kendaraan.

B.   Keputusan yang Tidak Terprogram
Kerusakan pada mesin yang tiba-tiba terjadi disaat terjadinya proses produksi, terkadang sulitnya menghadapi masalah yang tidak diharapkan. Para karyawan pun mau tidak mau harus dapat menyelesaikan masalah yang sedang terjadi, bahkan ketika belum memiliki persiapanpun, demi lancarnya produksi yang memang harus selesai tepat pada waktu yang di jadwalkan.
Sulitnya menghadapi masalah yang tiba-tiba datang memang seharusnya memiliki antisipasi, akan tetapi ada kalanya suatu masalah yang tidak dapat membuat keputusan pemecahan masalahnya dengan mudah sehingga bahkan sering terjadinya kerugian.
Sumber : PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manfacturing

Pengantar Manajemen
Enggar Permatasari
12212505
1EA22

Sabtu, 06 April 2013

Visi dan Misi Suatu Unit Usaha (Perusahaan)



PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manfacturing




1. Sejarah Perusahaan
Persetujuan usaha patungan (Joint Venture) terjadi pada tanggal 18 Januari 1973 antara PT. Krama Yudha (KY), Mitsubishi Coorporation (MC), dan Mitsubishi Motors and Manufacturing yang kemudian pada tanggal 19 Mei 1973 didirikan PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manfacturing yang mempunyai modal dasar sebesar $ 42.866.250 dan modal disetor sebesar $ 42.866.250.
PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing (MKM) bertempat di Jakarta dan didirikan berdasarkan Akta Notaris Eliza Pondang tanggal 3 Agustus 1973 No. 17. Akte pendirian beserta perubahan-perubahannya telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan surat keputusan No. Y.A.5/362/19 tanggal 11 Juni 1981 dan dimuat dalam tambahan berita Negara No. 13 tanggal 26 Desember 1981, tambahan No. 1029/1981.
Adapun PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing ini merupakan perusahaan dengan penanaman modal asing (PMA) dalam hal ini bekerja sama dengan Jepang, pemegang sahamnya terdiri dari:
1. PT. Krama Yudha, Indonesia sebesar 18,22 %.
2. PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Indonesia sebesar 17,22 %.
3. Mitsubishi Coorporation, Jepang sebesar 32,28 %.
4. Mitsubishi Fuso Truck and Bus Coorporation, Jepang sebesar 32,28 %.
Tahap-tahap pembangunan diawali dengan pembangunan mesin pabrik dimulai pada tanggal 14 Januari 1974 dan selesai dalam waktu empat bulan yang dilanjutkan dengan pemasukkan mesin-mesin dan peralatan dalam bulan Mei. Produksi percobaan dimulai pada pertengahan bulan Oktober 1974 yang berlangsung untuk beberapa bulan, sedangkan produksi secara komersial dimulai pada tanggal 6 Januari 1975.
PT. Colt Engine and Manufacturing (CEM) didirikan pada bulan Desember 1982, dimana perusahaan ini merupakan usaha patungan juga antara Indonesia dan Jepang yaitu PT. Mitsubishi Coorporation dan Mitsubishi Motors Coorporation. Pada bulan Maret 1983, PT. Colt Engine and Manufacturing (CEM) ini mulai berproduksi dan produksi secara komersial dimulai tahun 1985.
Pada tanggal 1 Januari 1988, PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and manufacturing melakukan merger (bergabung) dengan PT. Colt Engine and Manufacturing (CEM) yang saat ini dikenal dengan MKM I (Stamping Plant) dan MKM II (Engine Plant). Alas an dilakukan merger antara lain untuk efisiensi pada saat merger perbandingan saham antara pihak Indonesia dan Jepang adalah sebesar 35,4 % dan 64,6 %.
MKM I (Stamping Plant) memiliki luas tanah sebesar 63.400 m2 dengan luas bangunan sebesar 20.750 m2 yang aktifitas setiap harinya yaitu memproduksi komponen badan kendaraan, sedangkan MKM II (Engine Plant) memiliki luas tanah sebesar 86.460 m2 dengan luas bangunan sebesar 13.608 m2 yang aktifitas setiap harinya yaitu memproduksi komponen mesin kendaraan. Sampai pada tahun 1997, PT. MKM sudah dapat memproduksi komponen mesin seperti Crank Shaft, Connecting Rod, Cylinder Head, dan Cam Shaft sendiri dan pada tahun itu juga mulai dibuat komponen mesin yang lain yaitu Transmission Case dan Extension Housing untuk jenis kendaraan Colt L300 dan Kuda.
Pada tahun 1998 dimulai eksport komponen mesin yaitu Cylinder Head, Crank Shaft, dan Connecting Rod ke Jepang (MMC Kyoto). Kemudian tahun 1999 mengeksport komponen body ke Philipina (MMPC), dan pada tahun 2000 ekspor dilakukan untuk transmisi ke Philipina (ATC).
Setiap perusahaan memiliki visi dan misi sehingga keinginan perusahaan tersebut dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Berikut ini adalah visi dan misi PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and manufacturing.



Visi perusahaan:
1. Menjadikan perusahaan yang global dengan memproduksi dan tetap bertahan dalam persaingan yang keras dan muncul di dalam pasar Asia yang pertumbuhannya sangat baik sekali.
2. Mengelola pabrik yang aman dan maju dengan melaksanakan control QCD (Quality, Cost, Delivery) dengan mempunyai tanggung jawab terhadap lingkungan dan menempatkan prioritas utama untuk mendapatkan kepercayaan konsumen.
3. Meningkatkan kepuasan kepada Pemilik Saham, Pemegang Saham, Pemerintah, Direktur, dan seluruh Karyawan.
Misi Perusahaan:
1. Penurunan biaya.
2. Peningkatan kualitas.
3. Pengawasan terhadap jadwal pengiriman.
4. Mengadakan persiapan yang lancar dan baik untuk produk modal baru.
5. Peningkatan dalam bidang manajemen, keselamatan, dan lingkungan.

2. Kegiatan Perusahaan
PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing merupakan perusahaan yang memproduksi komponen-komponen untuk kendaraan, baik itu komponen untuk badan kendaraan maupun komponen untuk mesin kendaraan. Oleh karena itu, dalam kegiatannya terbagi menjadi dua bagian yang masing-masing menghasilkan produk yang berlainan. Adapun bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut:
1. Stamping Factory
Pabrik ini memproduksi komponen-komponen untuk badan dan rangka kendaraan, dimana kegiatannya adalah mengelola lempengan logam dari pemotongan, pengepresan, sampai perakitan untuk menghasilkan kendaraan yang berkualitas tinggi. Adapun komponen yang dihasilkan antara lain:
1) Body kendaraan. 3) Steering. 5) Exhaust Pipe
2) Chassis. 4) Fuel Tank. 6) Muffler.
2. Engine Factory
Pabrik ini memproduksi berbagai macam komponen untuk mesin kendaraan. Selain itu, pabrik ini merakit komponen-komponen mesin baik itu komponen lokal maupun dari luar menjadi satu mesin yang siap pakai dengan kualitas tinggi. Adapun komponen yang dihasilkan antara lain:
1) Cylinder Head. 5) Cam Shaft.
2) Crank Shaft. 6) Transmission Case.
3) Cylinder Back. 7) Extension Housing.
4) Connecting Rod.
PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing memproduksi komponen-komponen tersebut berdasarkan jumlah pesanan yang diterima dari distributor tunggal kendaraan Mitsubishi di Indonesia, yang dipegang oleh PT. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) yang didirikan pada tanggal 27 April 1973.
Produksi yang dihasilkan oleh PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing didistribusikan ke PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) untuk jenis T120SS, L300, dan truk. PT. KRM didirikan pada tanggal 2 Juni 1973, sedangkan untuk jenis Galant, Lancer, dan Kuda diproduksi di luar negeri dengan anggapan bahwa, di Indonesia banyak sekali perusahaan otomotif yang memproduksi mobil komersial, sehingga pihak Mitsubishi lebih memfokuskan kepada produksi mobil niaga. Ketiga perusahaan tersebut tergabung dalam Krama Yudha Group, yang dalam menjalankan usaha dan kegiatannya saling berkaitan dan saling membantu antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lain.

3. Bidang Usaha dan Perkembangan Perusahaan
PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing merupakan perusahaan yang memproduksi komponen-komponen untuk kendaraan, baik itu komponen untuk badan kendaraan maupun untuk mesin kendaraan, oleh karena itu dalam kegiatannya terbagi dalam dua bagian yang masing-masing menghasilkan produk yang berlainan. PT. MKM dalam menjalankan kegiatan produksinya memproduksi komponen-komponen berdasarkan jumlah pesanan yang diterima dari distributor tunggal kendaraan Mitsubishi di Indonesia, yang dipegang oleh PT. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) yang didirikan pada tanggal 27 April 1973. Produksi yang dihasilkan oleh PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing didistribusikan ke PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) untuk jenis T120SS, L300, dan truk. PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) didirikan pada tanggal 2 Juni 1973. Ketiga perusahaan tersebut (KTB, MKM, KRM) tergabung dalam Krama Yudha Group yang dalam menjalankan usahanya saling berkaitan dan saling membantu antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain.
Tahap-tahap pengembangan diawali dengan pembangunan mesin pabrik dimulai pada tanggal 14 Januari dan selesai dalam waktu empat bulan yang dilanjutkan dengan pemasukan mesin-mesin dan peralatan pada bulan Mei. Produksi percobaan dimulai pertengahan bulan Oktober 1974 yang berlangsung untuk beberapa bulan sedangkan produksi komersial dimulai pada tanggal 6 Januari 1975. PT. Colt Engine and Manufacturing didirikan pada bulan Desember 1982, yang merupakan usaha patungan antara Indonesia dan Jepang yaitu PT. Mitsubishi Corporation dan Mitsubishi Motors Corporation. PT. Colt Engine and Manufacturing mulai berproduksi secara komersial pada tahun 1985.
Pada tanggal 1 Januari 1988 PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing melakukan merger dengan PT. Colt Engine and Manufacturing yang kemudian disebut PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing.

4. Fasilitas yang Dimiliki Oleh PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing
Fasilitas yang dimilki PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors And Manufacturing adalah sebagai berikut:
1. Fasilitas Pengobatan. 4. Kesejahteraan Dana Pensiun.
a. Karyawan. 5. Sarana Ibadah.
b. Keluarga. 6. Koperasi.
2. Rekreasi. Dan Jaminan Sosial.
Sumber : PT. Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manfacturing




Enggar Permatasari
1EA22
12212505
Pengantar Manajemen *