Selasa, 15 April 2014

TUGAS 2 25 APRIL

  Enggar Permatasari
  12212505
  2EA24

A.   Pengertian Identitas Nasional
Kata identitas berasal dari bahasa Inggris yaitu Identity yang artinya ciri – ciri atau tanda – tanda. Dalam term Antropologi, identitas diartikan sebagai sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi sendiri, golongan sendiri, kelompok sendiri atau Negara sendiri. Sedangkan kata nasional dalam kamus besar Bahasa Indonesia, merupakan identitas yang melekat pada kelompok kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan – kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama, dan bahasa maupun non fisik seperti keinginan, cita – cita dan tujuan.
Bila dilihat dalam konteks Indonesia Identitas Nasiona merupakan manifestasi nilai – nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku yang dihimpun menjadi satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan nasional dengan acuan Pancasila dan jiwa “Bhinneka Tunggal Ika”.
Jadi, Identitas Nasional dapat diartikan sebagai ciri, karakter, dan sifat khas suatu bangsa dan negara.Istilah “identitas nasional” secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Berdasarkan pengertian yang demikian ini maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki identitas sendidri-sendiri sesuai dengan keunikan, sifat, cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Jadi Identitas nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah, sistim hukum/perundang undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi.
          Demikian pula hal ini juga sangat ditentukan oleh proses bagaimana bangsa tersebut terbentuk secara historis. Berdasarkan hakikat pengertian “identitas nasional” sebagaimana dijelaskan di atas maka identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan jati diri suatu bangsa atau lebih populer disebut sebagai kepribadian suatu bangsa.
B.   Parameter Identitas Nasional
Parameter artinya suatu ukuran atau patokan yang dapat digunakan untuk menyatakan sesuatu itu menjadi khas. Parameter identitas nasional berarti suatu ukuran yang digunakan untuk menyatakan bahwa identitas nasional itu menjadi ciri khas suatu bangsa. Jadi seperti contoh batik batik merupakan cirri khas dari Indonesia bukan dari Negara tetangga.
Indikator identitas nasional itu antara lain:
·         Pola perilaku yang nampak dalam kegiatan masyarakat: adat-istiadat, tata kelakuan, kebiasaan.
·         Lambang-lambang yang menjadi ciri bangsa dan negara: bendera, bahasa, lagu kebangsaan.
·         Alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan:bangunan, peralatan manusia, dan teknologi.
·         Tujuan yang dicapai suatu bangsa:budaya unggul, prestasi di bidang tertentu.

C.     Unsur-unsur Pembentukan Identitas Nasional
Identitas nasional Indonesia merujuk pada suatu bangsa yang majemuk. Kemajemukan itu merupakan gabungan dari unsur-unsur pembentuk identitas yaitu suku bangsa, agama kebudayaan dan bahasa.
1.Suku Bangsa
Suku bangsa adalah golongan sosial yang khusus yang bersifat askriptif (ada sejak lahir), yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin di Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang dari 300 dialeg bahasa.
2.     Agama
Bangsa Indonesia di kenal sebagai masyarakat agamis. Agama-agama yang tumbuh dan berkembang dinusantara adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buda, dan Kong Hu Cu.agama Kong Hu Cu pada masa Orde Baru tidak di akui sebagai agama resmi Negara. Tetapi sejak pemerintahan presiden Abdurrahman Wahid, istilah agama resmi Negara di hapuskan.
3.     Kebudayaan
  Kebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan secara kolektif di gunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau pedoman bertindak (dalam bentuk kelakuan dan bentuk-bentuk kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Intinya kebudayaan merupakan patokan nilai-nilai etika dan moral, baik yang tergolong sebagai edeal atau yang seharusnya (world view) maupun yang operasional dan actual didalam kehidupan sehari-hari (ethos).
4.     Bahasa
Bahasa merupakan unsure pendukung identitas nasional yang lain. Bisa dipahami sistem perlambang yang secara arbiter dibentuk atas unsure-unsur bunyi ucapan manusia dan digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia. Di Indonesia terdapat beragam bahasa daerah yang mewakili banyaknya suku-suku bangsa atau etnis.
Setelah kemerdekaan, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia dahulu dikenal dengan sebutan bahasa melayu yang merupakan bahasa penghubung (linguafranca) berbagai etnis yang mendiami kepulauan nusantara. Selain menjadi bahasa komonikasi diantara suku-suku di nusantara, bahasa melayu juga menempati  posisi bahasa transaksi perdagangan internasional dikawasan kepulauan di nusantara yang digunakan oleh berbagai suku bangsa Indonesia dengan para pedagang asing.
Identitas nasional Indonesia merupakan ciri-ciri yang dapat membedakan negara Indonesia dengan negara lain. Identitas nasional Indonesia dibuat dan disepakati oleh para pendiri negara Indonesia. Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 35-36C. Identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut:

Identitas Nasional Indonesia :
  • Bahasa Nasional atau Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia
  • Bendera negara yaitu Sang Merah Putih
  • Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Raya
  • Lambang Negara yaitu Pancasila
  • Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika
  • Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila
  • Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD 1945
  • Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat
  • Konsepsi Wawasan Nusantara
  • Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai Kebudayaan Nasional

Sumber :


Jumat, 11 April 2014

APA AJA DEH

Enggar Permatasari
12212505
2EA24

Mau cerita apa dan bagaimana juga bingung yah soal laboratorium menengah, hmm.
Yang bisa saya ceritain disini sih, pengalaman berharga banget selama belajar di laboratorium statistika 2. Kakak – kakak asisstennya lab nya baik-baik, asik-asik gaya mengajarnyapun bagus deh. Tapi yah kadang-kadang dari saya sendiri juga yang memang lama nalar dalam belajar, gak bisa nyalahin siapa-siapa juga, kalau soal cara mengajar udah paling the best deh. Terakhir itu diajarin sama tutor yang asik juga, lucu juga ngajarnya hoho. Jadi ga ngebosenin gitu deh kalau lagi belajar ada imbangannya ditambah ketawa-ketawanya.
Yang paling enak sih materinya itu gak banyak rumus-rumus yang bikin  sakit kepala apalagi kalau udah masukkin ke software, tinggal masuk-masukin aja. Tapi ada yang ngeberatin sebenernya ka, ituloh LA nya harus manual sama software juga. Selama perkuliahan kita udah 4hari full ditambah 2 lab praktikum belum lagi di perkuliahan kita dapet banyak tugas buat makalah dan ada juga buat penelitian, gak Cuma 1 atau 2 makalah yang kita buat belum lagi kita harus ngerjain LA Manual sama software jadi kalau boleh jujur keteteran abis ka, sementara kita libur Cuma hari minggu aja.
Abis ngerjai n ini yang harus sampai 500 kata juga saya harus melanjutkan mengerjakan LA manual dan Software #ohpunggung. But its oke! Gak boleh ngeluh kan, semua demi nilai bagus, siapa tau abis nulis ini panjang lebar nilai kita bener-bener di plus-plusin biar seimbang sama hasil kerja keras kita juga.
Saya sebenernya bingung banget ini mau nulis sampai 500 kata kumaha carana? Banyak basa-basi gak penting sama curhat-curhat gak penting gak papa yah ka haha! Biar keliatan rame sama penuh aja gitu yang penting juga kelar hehe. Tangan udah hampir keriting banget, jam juga udah menunjukan oukul 21:34 tugas makalah software manual juga pada nungguin, mereka pada teriak-teriak “SELESEEIN AKU SELESEIIN AKU CEPETAAAAAAN”
Namun apa daya , ini aja belum kelar akhirnya dicuekin lah mereka, paling ntar ngambek dengan cara gak balance hasilnya dan bakal ngebuat saya nambah mata panda lagi HAHAHA! Kejamnya -_-
Sisipin aja deh yah sekalian kritik dan saran hehe nambah-nambahin biar nyampe 500. Kalau udah 500 SETOOOOP!!!
Kritik sih sejauh ini ga ada yah, palingan kalau bisa nih kalau bisa aja ga usah ada LA gimana tuh? Hehe kalo emang wajib yaudah deh PASRAH -_- udah kok itu aja kritiknya.
Kalau saran sama aja sih sarannya juga kalau gak ada LA bisa gak? Hehe kalau gak bisa juga yaudah deh gak papa juga #PASRAH haha. Eh ada lagi deh kayanya semoga kalau kita bertemu lagi kakak-kakak aslab nya makin ASYIIIIIK!!! YUHUUUU
Yes yes udah mau sampai 500 kata, detik-detik meneganggkan akan segera berakhir, harus ditambahin TITIK terus SPASI terus TITIK terus SPASI Lagi gak yah biar cepet 500 katanya? HAHAHA
 Ga penting banget sih yah? OKE ABAIKAN
Pesan terakhir buat semua kakak-kakak aslabnya, semoga LAB Manajemen Keuangan makin sukses, kalau ketemu kita-kita di luar Praktikum bisa say hay biar terjalin terus silahturahminya dan kalau ketemu lagi di semester berikutnya semoga gak saling lupa aja hehe. Sekali lagi SUKSES TERUS BUAT LAB MANAJEMEN KEUANGAN dan seterusnya.
Yes TAMAT dan lebih dari 500 kata HAHAHAHA

                                                                                                                                                 Salam Hormat

Enggar Permatasari